Judulnya menakutkan, bukan? Hari akhir, kiamat, atau mungkin akhir dunia? Coba pikirkan apa yang terlintas di benak Anda saat mendengarnya. Apapun agama yang Anda anut, setiap orang memiliki pandangan unik tentang hari kiamat. Apa pendapat Anda tentang hal itu? Baik di dalam Quora maupun di luar Quora, saya sering menemukan pertanyaan seperti ini, baik yang ditujukan kepada saya maupun tidak. Mungkinkah pertanyaan hari kiamat ini sangat populer? Hehe.
Menurut peneliti umur Bumi diperkirakan sekitar 4,54 milyar tahun lebih, dan peradaban manusia modern diperkirakan 68000 hingga 86000 tahun yang lalu. Bisakah Anda perkirakan berapa jumlah keyakinan dari tahun itu hingga sekarang ? Berapa jumlah ramalan atau nubuat tentang hari kiamat saat itu hingga sekarang ini? Nah mungkin logika berpikir Anda sudah mulai tergelitik, hehehe.
Untuk lebih memahami konsep tentang hari kiamat terlebih dahulu kita harus memahami untuk apa Bumi diciptakan.
Penciptaan Bumi ini dibuat untuk memberi jiwa-jiwa yang ingin berkembang kesempatan untuk belajar. Untuk mendapatkan pengalaman pembelajaran hidup di alam material, mereka harus turun dari dimensi atas ke dimensi fisik. Oleh karena itu, bumi mungkin merupakan tempat terbaik untuk jiwa yang ingin menghadapi lebih banyak tantangan agar mereka dapat berkembang dengan cepat.
Jika Anda mengatakan bahwa Bumi ini diciptakan oleh Tuhan, saya tidak bisa mengatakan bahwa itu salah. Namun, jika kita melihat lebih dalam, kita menemukan bahwa Tuhan membuat Bumi ini melalui makhluk-Nya yang lebih rendah dari Dia. Pribadi Tuhan ini menciptakan Bumi sebagai tempat dan alat untuk membantunya naik ke alam atau dimensi yang lebih tinggi. Dengan belajar di sini, dia dapat naik ke dimensi yang lebih tinggi.
Selama bermilyar-milyar tahun, Bumi sudah mengalami banyak sekali perubahan, dari iklim, cuaca, peradaban, dan sebagainya. Peradaban yang terdekat yang masih bisa terlacak adalah peradaban Atlantis dan Lemuria yang musnah sekitar 10.000 tahun SM yang lalu. Peradaban Bangsa Atlantis ini berakhir akibat ketamakan dan kerakusan mereka ingin menguasai seluruh sumber daya alam dan dunia. Mereka mulai dengan bereksperimen mencampuradukkan binatang dengan manusia, yang tentu saja menciptakan ketidakseimbangan alam. Mungkin jika Anda familiar dengan hewan-hewan mitologi seperti mermaid, centaur, minotaur, dll itulah buah hasil eksperimen Atlantis.
Bangsa Atlantis yang rakus menggunakan militer mereka untuk menguasai Bumi, termasuk ingin menguasai bangsa Lemuria. Peperangan yang terus berkelanjutan, ketamakan, kerakusan menyebabkan penyeimbangan terjadi. Bisa dikatakan peradaban waktu itu musnah, sebagian mengungsi ke daerah yang sekarang bernama Mesir dan sebagian kecil lainnya tersebar di seluruh dunia. Duniapun direset kembali hingga muncul peradaban manusia modern kita ini.
Peradaban kita ini diharapkan untuk tidak mengulang kesalahan yang dilakukan oleh peradaban yang sebelumnya. Oleh sebab itu Tuhan mengirimkan banyak perpanjangan tangannya untuk dapat menjaga keseimbangan di Bumi kita sekarang ini. Namun banyaknya pihak-pihak yang menginginkan sebaliknya, dan bertujuan menguasai dunia dengan menebar ilusi ketakutan. Mereka ingin menempuh dan mengulangi kesalahan yang sama. Salah satunya dengan narasi kiamat ini. Mereka berusaha menguasai dunia melalui ketakutan. Ketakutan akan tidak adanya keselamatan jika tidak mengikuti cara atau eksklusifitas yang mereka tawarkan jika hari itu tiba.
Usia Bumi sudah melewati 4,5 milyar tahun, usia Anda tidaklah lebih dari 100 tahun, dan selama itu Bumi masih baik-baik saja. Mereka selalu berteriak-teriak “Ini akhir jaman” atau ” Akhir jaman sudah dekat!”, namun saya mengatakan kepada Anda, Tuhan adalah Maha Kasih, tidak akan dibiarkannya Bumi ini musnah, jika para jiwa masih membutuhkan tempat pembelajaran, semua itu karena dalamnya kasih Tuhan kepada kita, bagian dari diriNya.
Hanya Tuhan yang tahu tentang kiamat, dan tidak kita atau para malaikat akan tahu. Jadi sekali lagi, Anda tidak perlu mempertimbangkannya, tidak perlu khawatir atau takut; kita tidak hanya hidup sekali di Bumi, dan kita bisa dilahirkan kapan saja karena waktu tidak ada di sana. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk khawatir tentang kiamat. Jangan takut; percayalah bahwa Tuhan akan selalu beserta kita sekarang dan selamanya. Salam, saudaraku.