Caranya dengan mengatur pola makan!
Susah banget ya mengatur dan menjaga pola makan, terutama bagi kita yang doyan makan dan makanan Indonesia juga enak-enak. Tapi kalau kita benar-benar niat, pasti bisa kok.
Contohnya aku, dulu aku malas banget dan nggak suka olahraga saat berat badanku naik karena depresi. Tubuhku seperti bola bekel alias obesitas dan aku juga udah mencoba obat pelangsing, tapi efeknya kurang baik dan memang benar-benar membuatku kurus. Tapi daripada lama-lama lemas dan tidak sehat, akhirnya aku berhenti dan mencari jalan lain. Aku dirujuk ke dokter gizi. Sebenarnya saat aku sekolah dulu, aku juga belajar tentang pengaturan pola makan dan gizi. Ada perhitungan kalorinya, jadi berat badan butuh sekian kalori per hari.
Akhirnya aku dan dokter gizi/nutrisi berdiskusi karena ternyata pelajaranku sama dengan yang diajarkan dokter. Kita mencapai kesepakatan untuk pola makanku dan aku wajib kontrol sekali seminggu. Penurunan berat badan maksimal 2 kilo per bulan, sesuai dengan standar yang ada. Hasilnya, dalam kurang lebih 3 bulan, aku sudah turun 6-7 kilo. Semua makanan kesukaanku aku hentikan dan makanan diatur. Ternyata bisa kok, dan lama-lama aku terbiasa dengan pola makan seperti itu.
Lucunya, dokter gizi malah tertarik dengan kulit dan wajahku. Dia bertanya, “Hai, wajahmu bisa seperti itu, kamu pakai apa, ke dokter mana?” Aku tertawa, kebalikannya ya, bu dokter. Dokter malah yang konsultasi denganku sekarang. Setiap kali aku kontrol, dia juga konsultasi dengan aku. Setelah aku diskusi, giliran bu dokter yang konsultasi ke aku. Ada-ada saja. Ini hanya intermezzo saja. Biar kita tetap semangat.